Kumpulan Cerpen Horror karya Billiam Cosnstani Leta, yang siap membuat malam mu menjadi mengerikan. Kunjungi halaman Facebook kami Lianosta Blog dan jangan lupa untuk membaca Term Of Service kami untuk mengetahui peraturan dan ketentuan blog ini.
Selasa, 04 Agustus 2015
Cerita Seram
Siang itu ketika hampir semua murid telah pulang, Erna mulai merasa bosan menunggu sendirian didalam kelasnya. Ia sedang menunggu Tina yang sedang ada kelas tambahan, mengingat kakaknya itu akan segera menghadapi UN. Namun, Rasa bosan yang dirasakan Erna pun sirna ketika dua orang gadis datang menemuinya.
Erna : Syukurlah kalian datang, aku sudah menanti kalian dari tadi.
Vika : Memangnya ada apa er ?
Erna : Aku bosan menunggu kakak ku sendirian disini..
Linda : Bagaimana kalau kami bercerita ? kau mau dengar ?
Erna : Iya boleh-boleh, Cerita apa ?
Vika : Kamu maunya cerita apa ?
Erna : Entahlah.. Lin, boneka mu kok nggak ada kepalanya ?
Linda : Ya... Seseorang merusaknya!!!
Vika : Sabar Lin.. Bagaiman kalau cerita seram ?
Erna : Mmm... Oke..
Vika : Aku punya suatu cerita..
"Pada suatu malam ada seorang gadis yang baru saja pulang kerumahnya dan ia kebelet ingin kencing. Lalu ia pergi ke kamar mandi namun disaat gadis itu akan masuk ke dalam, ia mendapati pintunya sedang dalam keadaan terkunci dan terdengar suara orang mandi dari dalam. Karna ia hanya tinggal berdua dengan kakaknya yang kebetulan bernama Linda, jadi ia pikir orang yang ada didalam kamar mandi itu adalah kakaknya.
So, ia urungkan niatnya dan pergi ke kamar untuk ganti baju. Namun ketika ia sedang berjalan ke kamarnya, ia melihat Linda keluar dari dalam kamarnya sambil membawa boneka kesayangannya. Gadis itu kaget dan bertanya apakah ada tamu dirumah mereka dan kakaknya menjawab hanya ada mereka berdua saja didalam rumah. Timbul sebuah pertanyaan di kepala gadis itu, Jika kakaknya ada disini dan tidak ada tamu dirumah, lalu siapa yang ada didalam kamar mandi!
Lalu tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dari arah kamar mandi, gadis itu dan kakaknya kaget serta panik. Mereka menduga ada seseorang telah menerobos masuk ke dalam rumah mereka.
Gadis itu bersama kakaknya segera berlari mengecek kamar mandi dan anehnya ketika mereka sampai, mereka mendapati pintunya tidak terkunci. Gadis itu heran karna sebelumnya ia yakin kalau pintu ini terkunci, ia pun memberanikan diri untuk masuk kedalam kamar mandi namun, tidak ada siapapun disana.
Ketika ia sedang memeriksa kamar mandi tersebut, tiba-tiba saja kakaknya berteriak dari luar kamar mandi. Ia pun keluar untuk memeriksanya, dan ia tidak percaya akan apa yang ia lihat.
Lalu dua hari kemudian kedua kakak-kakak beradik ini ditemukan meninggal dunia didalam rumahnya dengan kondisi jazad yang mengenaskan. Ditemukan banyak luka tusuk diseluruh tubuh mereka dan harta benda mereka pun banyak yang menghilang. Dan sang pelaku hingga sekarang belum juga ditemukan."
Erna : Oh, aku mengerti, ketika gadis itu keluar dari kamar mandi, ia melihat kakaknya telah terbunuh oleh pelaku?? Ya kan..?
Vika : iya, dan ahkirnya setelah dengan susah payah melawan, gadis itu pun ikut terbunuh.
Erna : ihh kasian sekali mereka dibunuh hanya karna harta. Semoga pelakunya segera tertangkap. Kalau cerita mu lin ?
Linda : Aku tidak punya cerita seram seperti cerita Vera. Tapi, aku punya sebuah cerita menyeramkan tentang sekokah ini!
Erna : Cerita apa ?
Linda : Dulu...,
"Sekolah ini dulunya adalah sebuah kompleks perumahan. Lalu oleh pemerintah, kawasan tersebut diubah menjadi sebuah Rumah Sakit dan menurut kabar yang beredar, banyak pasien serta keluarga mereka yang mengeluh mengalami kejadian-kejadian aneh ketika di rawat disitu.
Salah satunya ialah banyak orang yang mengaku melihat dua orang gadis remaja yang menyeramkan sedang berjalan di lorong rumah sakit pada tepat tengah malam, salah satu gadis itu membawa sebuah boneka tanpa kepala yang berlumuran darah.
lalu lama kelamaan karna suatu hal Rumah Sakit itu ditutup dan gedungnya dialih fungsikan menjadi gedung sekolah yang kamu tempati sekarang ini"
Erna : Oohh.. Aku baru tau.. Apa cerita itu benar ??
Linda : Iya, banyak orang yang mengangapnua benar
Vika : kalau kamu sendiri er, kamu punya cerita seram ??
Erna : Aku ngg....
Belum selesai Erna bicara, tiba- tiba datanglah Tina menghampiri Erna yang sedang asyik bercengkrama dengan teman-temannya itu. "Er, kamu ngapain disini sendirian ? Ayo pulang.." ucap Tina, Erna menjawabnya dengan sebuah senyuman manis tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.
Erna dan Tina pun keluar dari kelas itu, namun ketika mereka akan keluar, Erna sempat melambaikan tangannya kedalam kelas. Bagi orang-orang mungkin terlihat seperti Erna sedang melambai ke kursi kosong.. Namun berbeda dengan yang Erna lihat, kedua "temannya" ada disana sedang melambai balik kepadanya.
~The End~
Karya : Billiam Constani Leta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Yg lebih serem dong
BalasHapusOke lain kali akan saya usahakan membuat cerita yang lebih seram. Terima kasih sudah berkunjung.
HapusWah.. Terima kasih mas Bambang atas pujiannya. Terima kasih juga karna sudah membaca cerita saya.
BalasHapus